Selasa, 26 Februari 2013

Strong and Faith

kamu berjuang menyembuhkan orang lain supaya dia bisa sembuh, karena kamu ga mau ngeliat orang yang kamu sayangi jatuh sakit sampai dia ga bisa bangkit lagi. 

kamu berusaha untuk memberikan semangat dan juga kamu membantu untuk bangkit dari sakit karena keterpurukan.

setelah dia sudah sembuh dan bangkit, lalu aku yang jatuh sakit, apa yang harus aku lakukan?

aku berusaha kuat, aku selalu memikirkan moral manusia yang mengharuskan manusia harus sabar, ikhlas, dan memaafkan. bukannya itu hal yang sulit dilakukan?

sebenernya mudah, kamu ga bisa dibilang sabar kalau kamu masih bilang "sabar itu ada batasnya". kamu ga bisa dibilang ikhlas kalau kamu masih mengungkit hal yang seharusnya ga bisa kamu miliki. kamu juga ga bisa dibilang memaafkan kalau kamu masih menyimpan dendam.

tapi aku berusaha ga mengeluh untuk ketiga hal itu, walaupun kadang aku bisa tiba-tiba menangis kalau aku ingat mulut jahatnya. 

tapi aku ga mau menangis depan banyak orang, karena aku ga mau menunjukan kalau aku itu lemah. aku berusaha untuk kuat untuk menahan kalau aku sebenernya udah ga kuat.

kalau kamu ga mau mencobanya, kamu ga akan tau rasanya seperti apa kalau kamu sudah benar-benar sabar, ikhlas, dan memaafkan. 

mungkin belum saatnya kamu merasakan buah kesabaran dari tuhan, tapi kamu harus belajar dari kesalahan-kesalahan kamu sebelumnya supaya kamu ga mengulangi kesalahan di masa depan.

aku selalu berpikir, kalau aku bisa membangkitkan orang lain dari dia terpuruk, aku pun bisa membangkitkan diriku sendiri. walaupun aku pun butuh orang-orang disekitar ku yang membantu.

aku kangen sahabatku, aku pengen dia ada saat aku terpuruk, aku pengen dia bisa bantu untuk bangkit ketika aku terpuruk. 

aku hanya berdoa, semoga Tuhan memberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan yang lebih agar aku kuat.

aku yakin Tuhan itu adil, hukum karma pasti berlaku. aku tunggu!! aku juga yakin kalau semua itu pasti indah pada waktunya. aku tunggu!! 

Rabu, 13 Februari 2013

You Can't Do It or You Don't Wanna Do It

Segala sesuatu kalau kamu mau berusaha dan mempunyai keinginan pasti bisa, tapi karna kamu ga mau melakukannya, kamu hanya bilang "tidak bisa". padahal kalo dipikir-pikir sebenernya ada perbedaan antara 'tidak bisa' sama 'tidak mau'. kalo kamu melakukan sesuatu dan kamu bilang tidak bisa, kamu seperti orang yang mempunyai fisik yang abnormal yang memang tidak bisa melakukan hal itu, tapi kamu sebagai orang yang normal secara fisik, kamu bisa melakukan hal yang seharusnya kamu bisa tapi kamu ga bersyukur dan bilang tidak bisa. begitu juga kalo kamu mau melupakan seseorang yang kamu sayang, kamu bilang kalo kamu ga bisa ngelupain dia, itu berarti kamu bukan ga bisa tapi kamu gamau ngelupain dia. kamu berusaha untuk mempertahankan dia di pikiran kamu, kamu masih setengah-setengah ngerelain dia. kamu masih mau memperjuangkan dia di hati kamu. tapi kalo kamu ada kemauan dan kamu bener-bener mau ilangin dia di pikiran kamu harus ada keinginann yang kuat untuk itu semua. cinta memang butuh perjuangan, tapi kalo kamu berjuang sendiri maka kamu akan sakit sendiri juga. kamu berhak ngerasain kebahagiaan lain selain kamu mikirin seseorang ataupun sesuatu yang seharusnya kamu ga pikirin. saya tau, ngelupain seseorang yang pernah kamu sayang alias mantan itu susah, karena kamu ga akan pernah bisa lupain mantan kamu kalo kamu ga ilang ingatan. tapi yang lebih ditekankan disini adalah gimana kamu memanage diri kamu jadi lebih tangguh, lebih ikhlas, dan terutama menjadi orang yang pemaaf. walaupun dia udah nyakitin kamu, tapi tuhan itu adil dan tuhan itu pemaaf. kalo kamu merasa kamu disakiti sama seseorang. karma itu pasti ada dan juga dia dapat balasan atas perbuatan dia sendiri. tugas kamu hanya memaafkan dan ikhlas.

Sabtu, 02 Februari 2013

Sulitnya Menerapkan Ilmu Keikhlasan

Yaa.. yaa.. yaa.... kata "ikhlas" itu sebenernya kata yang gampang banget buat diucapkan tapi susah banget untuk dilakuin. sebenernya susah atau engganya tergantung individu masing-masing. kalau saya sendiri jujur aja susah banget menerapkan sebuah ikhlasan karena mengikhlaskan sesuatu yang seharusnya bukan milik kita atau jodoh kita itu sulit. terkadang mengikhlaskan sesuatu seperti buang air besar, yaitu menutup mata untuk mengeluarkannya setelah itu lega. akan tetapi, kita ga bisa lepas dri sebuah realita bukan? sebuah realita itu yang membutuhkan keikhlasan yang besar. semakin kamu melihat realita pahit itu semakin kamu harus melawan kejahatan hati dan juga ketidakikhlasan yang ada di diri kamu. ketika seseorang tidak menghargai perasaan kamu kalau kamu itu sebenernya sakit loh, kalau kamu sebenernya ga ikhlas loh tapi seseorang tersebut tidak peka terhadap perasaan yang kamu alami, terus saya harus langsung ikhlas juga sementara orang tersebut menikmati happy ending nya bak prince yang sedang melamar princessnya. menyeimbangkan ego itu sulit. mencoba berbesar hati apalagi, butuh pikiran yang positif untuk membentuk jiwa yang besar dan juga keikhlasan. semoga saya bisa secepatnya mengikhlasnya itu semua.