Minggu, 16 Juni 2013

Satu Jiwa, Banyak Afeksi

    Terkadang punya banyak afeksi yang kita rasakan tapi kita bingung untuk memilih afeksi atau rasa apa yang ada di dalam diri kita yang akan kita pakai. terkadang kita merasakan rasa cinta terhadap seseorang dengan tidak dikondisikan dan tidak di rencanakan. kita senang dengan orang tersebut dan senang menjalani   hari-hari dengan orang tersebut tanpa harus berpikir beban yang akan dialami di luar sana. cinta itu indah, dapat menutup segalanya, dari mulai menutup mata seseorang yang tidak menyadari bahwa sebenarnya banyak orang yang lebih baik dan lebih mencintai dia dibandingkan orang yang kita cintai sekarang karena orang tersebut bukan orang yang pantas dicintai untuk dimiliki. tapi, ada juga orang yang menutup hatinya hanya untuk seseorang yang dicintainya. orang itu rela menunggu orang tersebut demi memiliki orang tersebut walaupun orang yang dicintainya sudah mencintai orang lain. tapi itulah cinta.. itulah perasaan. perasaan memang tidak pernah salah. kita bisa bilang "kita salah mencintai orang" atau "kita mencintai orang yang salah" tidak ada perbedaan dengan kata tapi mungkin bagi sebagian individu terdapat perbedaan dalam mengartikan kata tersebut. tapi sekali lagi, cinta itu abstrak. berawal dari cinta, disitu kamu bisa belajar banyak hal, dari hal mengenai keikhlasan. disaat kamu sayang atau cinta dengan seseorang tapi orang yang kita cintai mencintai orang lain, disitu kamu harus mengikhlaskan seseorang itu. mungkin rasa sayang tidak pernah hilang, tapi hanya tidak bisa memiliki secara fisik. bukannya cinta itu tidak harus memiliki bukan? karena nantinya akan ada hal yang lebih indah yang datang dari Tuhan tanpa kita sadari, tanpa kita rencanakan dan juga tanpa kita duga. kita bisa belajar dari cinta, bukan hanya cinta kepada pasangan, tapi cinta kepada sahabat. sahabat yang setia itu ingin mendengarkan keluhan sahabatnya walaupun sebenarnya tidak ingin mendengarkan, tujuannya? karena sahabat tersebut tidak ingin melihat sahabatnya bersedih atau pun merasa kesusahan. sahabat itu tanpa pam
rih. disitu kamu juga bisa belajar untuk mencintai seseorang. sebelum kamu mencintai seseorang, coba cintai diri mu sendiri. menganalisis sebuah kepribadian sendiri itu tidaklah mudah, kamu butuh beberapa detik bahkan menit untuk mengenali diri kamu sendiri seperti apa dibandingkan kamu mengenali orang lain yang hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk membuat suatu kesimpulan mengenai kepribadian orang tersebut. disaat kamu bisa mencintai diri kamu sendiri dengan cara kamu bisa selaraskan pikiran dan juga hati kamu, disitu kamu akan menentukan hal benar maupun salah, dan dari situ juga kamu bukan hanya mencintai diri sendiri dan juga orang lain, tapi kamu pun bisa menghargai orang itu. 
      orang yang tidak baik bukan berarti tidak memberi pelajaran apa-apa tentang hidup. kamu boleh mengenal orang yang tidak baik, tapi kamu akan mendapatkan setitik pelajaran hidup dari orang tersebut yang akan kamu gunakan untuk hidupmu. dari banyak orang yang kamu kenal dalam hidupmu kamu banyak mengenal orang dan kamu ambil kebaikannya untuk kamu contoh lalu kamu membuang keburukannya supaya kamu tidak jatuh ke dalam keburukannya. setiap orang mempunyai pengendalian dirinya masing-masing. kamu bisa berencana dan mempunyai perasaan sesuatu dengan apa yang kamu rasakan, tapi kamu tidak bisa menentukan nasib kamu seperti apa. manusia mempunyai banyak afeksi yang dirasakan seperti, cinta, benci, senang, sedih, empati, simpati, dan lainnya. akan tetapi semua afeksi itu tergantung manusia itu menggunakannya dan dapat mengaturnya jika afeksi tersebut tidak sesuai dengan jiwa kita. sseperti kamu harus bisa mengatasi rasa benci kamu untuk tidak berkembang menjadi dendam dan kamu harus memaafkannya, kamu juga harus mengatasi rasa sedih karna kehilangan orang yang kamu cintai dengan cara melakukan hal yang biasa kamu lakukan tapi tidak menghasilkan sesuatu yang negatif, kamu juga harus mengatasi rasa afeksi kamu yang terkadang afeksi yang tidak dapat mengendalikan  jiwa kamu seperti. "mood swing" dari rasa cinta yang banyak ragamnya yang pasti dirasakan oleh semua orang, hingga pengendalian diri yang harusnya semua orang mengalaminya juga. manusia memang tidak sempurna, tapi manusia juga mempunyai keinginan untuk melakukan yang terbaik di dunia. bersyukur dari sesuatu hal yang kecil lebih baik :)

Jumat, 14 Juni 2013

Love is Ironic


     saat kamu pernah yakin sama seseorang, tapi kamu ga bisa memilikinya. disitu kamu diuji keikhlasannya. dan di saat kamu ga pernah yakin sama seseorang tapi orang itu tetap berusaha meyakinkan kamu. ironis memang. kamu ingin memiliki dia tapi dia ingin memiliki orang lain. di saat kamu suka sama orang lain tapi orang itu milik orang lain. ironis memang. kita memang ga bisa memaksakan hati orang lain dan juga kita pun ga bisa untuk memaksakan hati kita untuk dimiliki orang lain. kamu suka sama seseorang sampai bertahun-tahun, dia ingin memiliki kamu tapi dia ga bisa memiliki kamu dengan alasan tertentu, tapi suatu saat kamu pun ga bisa memiliki dia pada akhirnya karena dia lebih memilih orang lain. saat kamu udah dapat pengganti orang itu, kamu pun sudah yakin sama orang itu, dia lebih yakin dengan orang lain. ironis memang. tapi cinta itu ga pernah menunggu itu akan datang dengan sendirinya. kita saling sayang tapi secara status kita ga bisa saling memiliki sampai ada salah satu hati kita yang direbut oleh orang lain walaupun kita pun ga tau, sebenernya hati yang saling sayang itu rela atau engga. sekarang, kita cuma bisa berdoa, supaya apapun keputusannya dan apapun kejadiannya Tuhan selalu memberi jalan yang baik untuk kita semua. mungkin bukan sekarang waktunya... tapi nanti.. dan itu akan... 

Kamis, 06 Juni 2013

She is A Strong Women

     Pernahkah kalian merasakan perasaan yang negatif disaat kalian mengalami  kejadian yang tidak menyenangkan? seperti misalnya kehilangan kesabaran ataupun tidak dapat mengikhlaskan sesuatu yang tidak dapat kalian raih? pada tanggal 20 Mei 2013, saya diberi kesempatan untuk melakukan wawancara ke Panti Sosial Tresna Werdha. Menurut saya ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan karena baru pertama kalinya saya melakukan wawancara dengan Oma serta Opa di sana. pada saat saya mendatangi lokasi tersebut, saya merasa iba dengan oma dan opa yang berada di sana karena keterbatasan yang dimiliki oleh mereka. saya mewawancarai seorang Oma yang pada saat itu sedang duduk di tempat tidur. pada saat saya meminta oma tersebut untuk diwawancarai, oma tersebut langsung bersedia untuk diwawancarai. begitu banyak kejadian pahit yang dialami oleh oma tersebut pada saat muda, dari mulai di duakan oleh mantan suaminya yg sekarang sudah bercerai, hingga terus bersabar karena tidak pernah dijenguk oleh keluarganya. Pelajaran yang dapat saya petik pada saat saya wawancara oma tersebut bahwa kesabaran dan keikhlasan itu tidak mempunyai batas. jika kita membataskan sebuah kesabaran tersebut, maka hal itu belum dapat dikatakan sabar. saya belajar dari oma bahwa saya harus terus bersabar dengan masalah yang saya hadapi seburuk apapun maupun dan juga terkadang saya harus mengikhlaskan sesuatu yang seharusnya tidak dapat saya dapatkan. saat ini saya memang belum dapat mengendalikan kesabaran saya dan keikhlasan. sejak saya bertemu dengan oma tersebut saya banyak belajar, bahwa segala sesuatu jika kita dapat sabar maka terdapat hasil yang dapat diperoleh dari Tuhan. jadi, masalah seberat apapun itu, jika kita ingin bersabar dan ikhlas maka Tuhan sudah mempersiapkan hasil yang lebih baik dari yang kita inginkan. 
     Pertama kalinya saya melakukan wawancara banyak hal yang saya dapat, baik kekurangan maupun kelebihannya. saya mendapatkan perbedaan pada saat saya praktek wawancara di kampus dengan praktek di panti. jika praktek di kampus sudah di setting dengan  teman sendiri maka kita masih dapat untuk mengendalikan verbal tracking maupun attending behaviour, akan tetapi berbeda dengan di panti, saya baru menyadarinya pada saat saya mengerjakan verbatim untuk tugas akhir, di situ terlihat bahwa saya belum dapat mengendalikan verbal tracking saya dan bahkan ekspresi kaget saya ketika saya mengetahui kejadian buruk yang menimpa oma tersebut. maka dari itu saya harus terus untuk belajar verbal tracking. masalah attending behaviour saya sudah cukup menguasai dan juga sudah cukup baik untuk melakukan wawnacara. bagi saya ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan :)

Minggu, 05 Mei 2013

Food and Baverage in Human Resources

     Pada pertemuan mata kuliah teknik wawancara kemarin kelas saya kedatangan tamu dari HRD dalam bidang FnB atau Food n Baverage. Hal tersebut sangat manarik buat saya karena saya baru mengenai HRD bidang FnB. Job desk tersebut berupa menyeleksi karyawan pada bidang baker seperti topping, table, oven, mixing. Topping merupakan pekerjaan yang tugasnya menghias roti menjadi lebih menarik, table saya pun kurang mengetahui tugas dari pekerjaan tersebut, oven adalah pekerjaan yang menurut saya sedikit sulit karena harus benar-benar tepat suhu panasnya oven tersebut dengan waktu yang diperlukan untuk membakarnya, karena jika terlambat sedikit saja maka roti akan hangus atau minimal dasar roti akan mengeras dan mengurangi kesempurnaan roti tersebut. Sedangkan mixing adalah kunci dari resep tersebut, orang yang dipilih untuk menjadi mixing adalah orang yang dipercaya untuk menjaga resep roti tersebut. Saya pernah mendengar bahwa orang yang membuat roti selain mixing hanya membuat roti dan sudah dibuat bahannya, jadi pekerja yang lain hanya membuat roti tanpa mengetahui resep detainya selain diketahui oleh mixing. HRD dapat memilih calon karyawan tergantung dari skill yang dimiliki setiap calon karyawan tersebut. contohnya untuk pemilihan dalam posisi kasir, terdapat kriteria tertentu seperti tidak boleh berkawat gigi, tidak boleh berjilbab, tidak boleh bertato, dan tidak boleh berjerawat. hal tersebut terkadang adalah sebuah konsekuensi yang sederhana akan tetapi sangat berisiko dalam dunia pekerjaan. apakah kalian tertarik dalam bidang HRD FnB? 

Selasa, 23 April 2013

Random Feeling

     i know this is the hard feeling i've ever had. honestly, i miss the old you boy!! last hour, i met someone who i very wanna see. i saw him, but no more conversation. just talking with his friend. i know this feeling i can't have it, i really miss him so much. but i miss the old him, not now!! i can't love him again and i can't have him again. the best way to forget him is just keep you best feeling change to worst feeling about him. but nothing else to do right now exept i must move on. i prove it, i like someone guy, he is perfect is physic but not in his habit. i always falling in love with bad guy!!

Selasa, 26 Maret 2013

You Should to Know Her/His Social History

     Setiap orang mempunyai social history yang berbeda-beda, maka dari itu, sebagai seorang psikolog, harus mengetahui social history kliennya terlebih dahulu. apa social history itu? social history yaitu, keadaan sosial seseorang dari masa anak-anak hingga masa kini. terdapat beberapa macam mengenai social history antara lain, family history yaitu, mengenai asal-usul keluarga seperti tempat lahir klien, keadaan keluarga, konflik keluarga, dll.educational history yaitu, melalui pendidikan formal, seseorang membentuk kepribadiannya sendiri. waktu di luar lebih banyak dibandingkan di rumah. occupational training/job history yaitu, menanyakan kesibukan sehari-hari, seperti seseorang yang bertahan bekerja di tempat yang sama selama bertahun-tahun dan tidak ingin berpindah kerja bukan dikarenakan sebuah loyalitas. marital history yaitu, menanyakan lamanya pernikahan seseorang, atau konflik seseorang dengan status belum menikah. interpersonal relationship seperti hubungan dengan keluarga, teman terdekat dan juga orang terdekat lainnya. recreational preference, yaitu keseimbangan seseorang antara hidup have fun dengan hidup yang bekerja terus. terkadang terdapat individu yang tidak memikirkan kesenangan dirinya dan selalu khawatir dengan pekerjaannya, karena hidup harus seimbang. sexual history sangat sensitif untuk ditanyakan, maka dari itu hanya orang tertentu saja yang ditanyakan mengenai sexual history. medical history seperti, rawat jalan, riwayat rawat inap, riwayat operasi, last medical check up, psychiatric/psychotherapy history seperti diperiksa terdapat diagnosa atau treatment yang tidak pas atau tidak, dan legal history yaitu, pandangan perilaku seseorang secara hukum. so, untuk menjadi seorang psikolog diperlukan observasi yang kuat, wawancara yang tepat dan juga cara pandangan kita terhadap klien tersebut dengan cara memanage simpati dan empati kita sebagai seorang psikolog.

Jumat, 15 Maret 2013

You Hear, i Hear

     Seringkali kita mengalami masalah dan ingin meluapkan masalah tersebut dengan cara bercerita dengan orang lain atau bahkan ke teman kita sendiri. akan tetapi, apa yang kalian rasakan bila temen kita tidak merespon atau tidak mendengar curahan kita rasanya seperti tidak dihargai dan tidak peduli, tapi apa rasanya kalau orang lain atau teman kita merespon dan mendengar curahan kita rasanya dihargai dan juga segala uneg-uneg yang ada di diri kita juga keluar. adanya saling merespon dan energi kekerabatan yang dilakukan antara si pendengar dan juga si pembicara dapat menimbulkan hubungan interpersonal yang baik. begitu juga dengan dunia psikologi, hubungan antara psikolog dengan kliennya juga penting untuk membangun hubungan interpersonal yang baik agar klien pun dapat nyaman dengan psikolognya tersebut. psikolog harus membangun hubungan yang baik kepada kliennya dengan cara melihat kondisi klien, seperti jika klien menghadapi depresi yang berat atau bahkan trauma yang berat, psikolog pun tidak mengeluarkan sebuah candaan karena akan merusak kenyamanan dan juga hubungan antara psikolog dengan kliennya. membedakan simpati dengan empati dengan klien juga penting karena jika kita tidak tahu cara berempati atau bersimpati yang benar, maka klien akan merasa dirinya makin merasa bersalah dan tidak nyaman. mengungkapkan kata "OHH" sebenarnya kata tanggapan jika lawan bicara kita sedang berbicara, akna tetapi apa yang terjadi jika si pendengar menjawab "ohh" dengan muka yang tidak welcome? menurut saya sama saja dengan tidak merespon si pembicara tersebut. bedakan antara jika si pendengar menjawab "ohh" dengan ekspresi yang tidak datar akan tetapi tidak juga berekspresi seperti seperti terdapat kontak mata antara si pendengar dengan si pembicara maka si pembicara juga merasa nyaman dan juga merasa ditanggapi. so, sebenarnya hal tersebut dapat diterapkan di dalam profesi maupun di luar profesi. kita harus mengetahui cara merespon dan respect yang baik agar terjadi saling menghargai.

Minggu, 10 Maret 2013

Dunia Wawancara dalam Psikologi (Part 2)

      Dunia wawancara dalam psikologi bagian pertama telah membahas mengenai psikologi klinis anak VS psikologi klinis dewasa. kali ini saya akan membahas mengenai psikologi industri organisasi VS psikologi pendidikan. bidang psikololgi industri dan organisasi atau sering kita sebut PIO menggunakan teknik wawancara untuk mewawancara calon karyawan di perusahaan tersebut. melalui wawancara, interviewer yang biasa dilakukan oleh pihak HRD akan lebih mengetahui mengenai kekurangan calon karyawan tersebut. jika hanya melakukan psikotes saja, interviewer tidak dapat menggali lebih dalam mengenai calon karyawan tersebut. akan tetapi melalui wawancara, interviewer akan lebih mengetahui calon karyawannya berbohong atau tidak. hal tersebut dapat dilihat dari perilakunya atau gerak-geriknya seperti lirikan matanya yang berbeda arah ataupun tangan yang tidak bisa diam dengan konsisten. wawancara tidak hanya dilakukan untuk penerimaan calon karyawan saja, akan tetapi mewawancara karyawan yang mempunyai masalah dengan kinerjanya ataupun masalah dalam bekerjanya tersebut. 
      Sedangkan psikologi pendidikan, banyak orang awam menyebutnya dengan Guru BP/BK yang terkenal tidak disukai oleh para murid rata-rata. sebenarnya menurut saya, tidak semua guru BP/BK menyebalkan seperti kata murid-murid yang berkata seperti itu, tergantung dari guru tersebut mendekatkan diri dengan murid-muridnya, tergantung dari guru tersebut mengetahui masalah murid tersebut hingga murid tersebut nyaman dengan guru dan ingin sharing dengan guru tersebut. jika murid mengalami masalah dengan sekolahnya tugas psikolog pendidikan atau guru BP/BK mewawancara murid tersebut. Banyak psikolog yang melakukan wawancara dalam banyak hal, jadi kamu pun bisa pakai buat wawancara dalam hal apapun.
 

Minggu, 03 Maret 2013

Dunia Wawancara dalam Psikologi

     Dunia psikologi mempunyai berbagai hal untuk mengetahui seseorang. Selain psikotes, wawancara juga diperlukan. Tujuan menggunakan wawancara adalah untuk lebih mengetahui pribadi seseorang karena hanya melalui psikotes, pewawancara tidak dapat mengetahui lebih dalam mengenai orang yang diwawancara. Berbagai macam bidang psikologi telah menggunakan wawancara dengan cara yang berbeda. seperti pada psikolog anak yang menggunakan mainan play dough agar lebih mudah untuk wawancara anak tersebut, sedangkan orang dewasa lebih mudah untuk diwawancarai. melalui wawancara juga dapat melihat seseorang telah berbohong atau tidak. hal tersebut dapat dilihat melalui gerak-gerik orang tersebut seperti cara orang tersebut berbicara, tatapan matanya yang tidak fokus dan perilaku lainnya yang dapat ditunjukan. 
     Walaupun wawancara dapat dilakukan secara tidak terstruktur, akan tetapi psikolog pun tetap mengikuti jalur topiknya agar orang yang diwawancara tidak lepas dari topik pembahasan, karena jika lepas dari topik pembahasan, pewawancara akan sulit untuk mengetahui inti masalah dari orang yang diwawancarai tersebut. selain itu, wawancara juga banyak digunakan dalam bidang psikolog industri dan juga organisasi. jadi belajar teknik dalam wawancara sangat penting karena dengan belajar hal tersebut kita dapat lebih dalam mendapatkan informasi dan juga mengetahui kepribadian dan juga karakter seseorang.

Selasa, 26 Februari 2013

Strong and Faith

kamu berjuang menyembuhkan orang lain supaya dia bisa sembuh, karena kamu ga mau ngeliat orang yang kamu sayangi jatuh sakit sampai dia ga bisa bangkit lagi. 

kamu berusaha untuk memberikan semangat dan juga kamu membantu untuk bangkit dari sakit karena keterpurukan.

setelah dia sudah sembuh dan bangkit, lalu aku yang jatuh sakit, apa yang harus aku lakukan?

aku berusaha kuat, aku selalu memikirkan moral manusia yang mengharuskan manusia harus sabar, ikhlas, dan memaafkan. bukannya itu hal yang sulit dilakukan?

sebenernya mudah, kamu ga bisa dibilang sabar kalau kamu masih bilang "sabar itu ada batasnya". kamu ga bisa dibilang ikhlas kalau kamu masih mengungkit hal yang seharusnya ga bisa kamu miliki. kamu juga ga bisa dibilang memaafkan kalau kamu masih menyimpan dendam.

tapi aku berusaha ga mengeluh untuk ketiga hal itu, walaupun kadang aku bisa tiba-tiba menangis kalau aku ingat mulut jahatnya. 

tapi aku ga mau menangis depan banyak orang, karena aku ga mau menunjukan kalau aku itu lemah. aku berusaha untuk kuat untuk menahan kalau aku sebenernya udah ga kuat.

kalau kamu ga mau mencobanya, kamu ga akan tau rasanya seperti apa kalau kamu sudah benar-benar sabar, ikhlas, dan memaafkan. 

mungkin belum saatnya kamu merasakan buah kesabaran dari tuhan, tapi kamu harus belajar dari kesalahan-kesalahan kamu sebelumnya supaya kamu ga mengulangi kesalahan di masa depan.

aku selalu berpikir, kalau aku bisa membangkitkan orang lain dari dia terpuruk, aku pun bisa membangkitkan diriku sendiri. walaupun aku pun butuh orang-orang disekitar ku yang membantu.

aku kangen sahabatku, aku pengen dia ada saat aku terpuruk, aku pengen dia bisa bantu untuk bangkit ketika aku terpuruk. 

aku hanya berdoa, semoga Tuhan memberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan yang lebih agar aku kuat.

aku yakin Tuhan itu adil, hukum karma pasti berlaku. aku tunggu!! aku juga yakin kalau semua itu pasti indah pada waktunya. aku tunggu!! 

Rabu, 13 Februari 2013

You Can't Do It or You Don't Wanna Do It

Segala sesuatu kalau kamu mau berusaha dan mempunyai keinginan pasti bisa, tapi karna kamu ga mau melakukannya, kamu hanya bilang "tidak bisa". padahal kalo dipikir-pikir sebenernya ada perbedaan antara 'tidak bisa' sama 'tidak mau'. kalo kamu melakukan sesuatu dan kamu bilang tidak bisa, kamu seperti orang yang mempunyai fisik yang abnormal yang memang tidak bisa melakukan hal itu, tapi kamu sebagai orang yang normal secara fisik, kamu bisa melakukan hal yang seharusnya kamu bisa tapi kamu ga bersyukur dan bilang tidak bisa. begitu juga kalo kamu mau melupakan seseorang yang kamu sayang, kamu bilang kalo kamu ga bisa ngelupain dia, itu berarti kamu bukan ga bisa tapi kamu gamau ngelupain dia. kamu berusaha untuk mempertahankan dia di pikiran kamu, kamu masih setengah-setengah ngerelain dia. kamu masih mau memperjuangkan dia di hati kamu. tapi kalo kamu ada kemauan dan kamu bener-bener mau ilangin dia di pikiran kamu harus ada keinginann yang kuat untuk itu semua. cinta memang butuh perjuangan, tapi kalo kamu berjuang sendiri maka kamu akan sakit sendiri juga. kamu berhak ngerasain kebahagiaan lain selain kamu mikirin seseorang ataupun sesuatu yang seharusnya kamu ga pikirin. saya tau, ngelupain seseorang yang pernah kamu sayang alias mantan itu susah, karena kamu ga akan pernah bisa lupain mantan kamu kalo kamu ga ilang ingatan. tapi yang lebih ditekankan disini adalah gimana kamu memanage diri kamu jadi lebih tangguh, lebih ikhlas, dan terutama menjadi orang yang pemaaf. walaupun dia udah nyakitin kamu, tapi tuhan itu adil dan tuhan itu pemaaf. kalo kamu merasa kamu disakiti sama seseorang. karma itu pasti ada dan juga dia dapat balasan atas perbuatan dia sendiri. tugas kamu hanya memaafkan dan ikhlas.

Sabtu, 02 Februari 2013

Sulitnya Menerapkan Ilmu Keikhlasan

Yaa.. yaa.. yaa.... kata "ikhlas" itu sebenernya kata yang gampang banget buat diucapkan tapi susah banget untuk dilakuin. sebenernya susah atau engganya tergantung individu masing-masing. kalau saya sendiri jujur aja susah banget menerapkan sebuah ikhlasan karena mengikhlaskan sesuatu yang seharusnya bukan milik kita atau jodoh kita itu sulit. terkadang mengikhlaskan sesuatu seperti buang air besar, yaitu menutup mata untuk mengeluarkannya setelah itu lega. akan tetapi, kita ga bisa lepas dri sebuah realita bukan? sebuah realita itu yang membutuhkan keikhlasan yang besar. semakin kamu melihat realita pahit itu semakin kamu harus melawan kejahatan hati dan juga ketidakikhlasan yang ada di diri kamu. ketika seseorang tidak menghargai perasaan kamu kalau kamu itu sebenernya sakit loh, kalau kamu sebenernya ga ikhlas loh tapi seseorang tersebut tidak peka terhadap perasaan yang kamu alami, terus saya harus langsung ikhlas juga sementara orang tersebut menikmati happy ending nya bak prince yang sedang melamar princessnya. menyeimbangkan ego itu sulit. mencoba berbesar hati apalagi, butuh pikiran yang positif untuk membentuk jiwa yang besar dan juga keikhlasan. semoga saya bisa secepatnya mengikhlasnya itu semua.