bagaimana pendapat kamu tentang berkomitmen dengan pasangan berbeda agama? sekedar pacaran ataupun sampai menikah? akankah menimbulkan konflik dari kedua belah pihak keluarga? menurut gue, iya. tapi hal itu balik lagi ke individu masing-masing. memang banyak yang menentang berkomitmen dengan beda agama, pertama dari keluarga, kedua dari kerabat seperti teman, kalo teman yang menerima fine-fine aja ga masalah, tapi kalo sampe dipermasalahin kan repot juga. menurut gue kalo individu bisa nerima komitmen tersebut dan engga mempermasalahkan keyakinan masing-masing nantinya, kenapa engga?
gue pernah baca sebuah novel tentang menikah berbeda agama, dua orang tersebut memilih untuk putus dibandingkan menikah dengan beda agama, alasannya sudah pasti engga akan disetujui oleh pihak keluarga, kalaupun mau menikah salah satunya harus pindah agama. keyakinan yang sudah melekatb sejak kecil sangat susah untuk diubah. alasan wanita yang beragama kristen untuk memutuskan pria yang beragama muslim itu dikarenakan pria itu engga mau pindah agama. i know and i understand. selain itu wanita itu memikirkan kalau dia menikah dengan pria itu, maka mereka tidak bisa beribadah di gereja bareng, merayakan natal bersama, wanita itu ingin kalau ada yang memimpin dalam hal beribadah, ke gereja maupun merayakan natal bersama. begitu juga dengan si pria, bagaimanapun, pria itu adalah imam. dia ingin ada makmum disampingnya baik dalam hal shalat maupun mengayomi dalam hal rumah tangga, merayakan idul fitri bersama, shalat idul fitri, berpuasa, maupun tarawih bersama. perbedaan keinginan tersebut yang memutuskan untuk putus.
selain cerita dari novel, kejadian ini dialami oleh rekan yang pernah bercerita ke gue. mereka memutuskan menikah dengan satu agama pastinya, yaitu kristen. pria itu yang beragama muslim pindah agama demi menikah dengan wanita tersebut, karena orangtua wanita tersebut sangat menentang menikah dengan berbeda agama, akhirnya pindah agamalah pria tersebut. sekarang anak mereka sudah menjadi sarjana dan engga ada permasalahan dalam agama yang dulu dianut ataupun yang sekarang dianut.
rekan gue pun bercerita kalau ada rekannya yang menikah dengan berbeda agama dan juga tetap memutuskan menikah dengan menjalani agamanya masing-masing. wanita itu yang beragama budha menikah dengan pria yang beragama kristen. sampai sekarang setelah sepuluh tahun menikah engga ada masalah dengan hal tersebut, karena mereka sudah berkomitmen dengan hal tersebut.
hal itu serupa dengan pacaran dengan berbeda agama. memang kalau masih pacaran masih bisa putus berapapun lamanya pacaran. tapi untuk sayang lebih lanjut mungkin itu yang terberat untuk dilepaskan, karena disaat memutuskan untuk berkomitmen pacaran dengan berbeda agama adalah resiko yang ditanggung untuk setelah putus, relakah untuk melepaskan pasangan yang menjalani hubungan bertahun-tahun ataupun berbulan-bulan karena perbedaan tersebut? hal itu balik lagi ke diri kita, kalau kita mau menjalaninya silahkan, kalo ragu lebih baik engga usah, daripada nantinya akan menyakiti diri sendiri.
so, apapun pilihan kalian, ingin berkomitmen atau engga dengan pasangan yang berbeda agama, you have a choice, you have a risk, and you have a responsibility. decide your choice with your heart, think about the commitment and anything you must to think, whatever you choice, it is the best for you ar both of you :)





.jpg)
.jpg)
.jpg)




